Semerbak kasih merekam indah
Mewangi cinta dihati-hati pejuang
Ketika ketetapan-Nya mempertemukan kita
Dalam satu asa
Diawali dengan ketidaktahuan kita melangkah sampai sini
Bersama dalam satu perjuangan
Merangkai mimpi untuk waktu yang tak pasti
Sejak dulu hingga suatu saat
Hingga mimpi sentuhkan kenyataan
Namun kini hati tak karuan
Menerima kenyataan dihujung pertemuan
Diam, terbungkam, tak mampu berucap
Bersama luluhnya butiran bening
Mewakili semuanya yang tak sampai
Engkaulah yang ku sebut teman
Yang tersenyum meski ku diam
Yang menghapus airmataku
Yang yang menampung cerita’’ku
Yang mengajakku mengingat-Nya
Bersamamu teman
Melekatkan pengalaman Yang tak terlupakan,
Menyatukan nuansa cinta yang penuh cerita
Engkaulah yang ku sebut teman
Disisiku teman seperjuangan
Jauh dariku bukan musuh bayangan
Kini kau yang ku sebut teman
Tiada hati untuk menyakiti
Tiada rupa untuk menghapusmu
Tiada rasa untuk menglepasmu
Tapi waktu tak selalu bersahabat
Hanya ALLAh yang bertindak……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar