lihatlah detik jam itu enggan berhenti
kembali dan kembali lagi pada jalan yang sama
kau tau itu ??
disina aku sendiri sendiri
menerima Segelintir asa yang kau tautkan
Dalam setapak episode ku lalu
Mengalir dalam serpaan kasih
Berlabuh digerbang masa
mungkin kah Semi mu kan bermusim kembali
atau kan rentan habis karna waktu
Sampai pada jatah umurku
Yang semakin berkurang??
Sampai pada ujung masa depan
Yang sulit diterawang mata?
Semua jadi teka-teki hati
Yang bersarang….
Hingga menjadi rangkaian mimpi
Yang dapat menghias angan-angan ku saat
ini
lalu sampai mana kah kau tuntun aku
menraih segala asa yang pernah kau sampaikan
lewat hati atau bahasa isyaratmu lalu..
kini lirih harapku hanya
Smoga yang terpaut kini
Bukan hanya harapan sia-sia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar